Dalami Dugaan Pembunuhan, Kapolres Subang : Semua Pintu Masuk Rumah Korban Utuh Tak Ada yang Rusak

News —Rabu, 18 Aug 2021 23:58
    Bagikan  
Dalami Dugaan Pembunuhan, Kapolres Subang : Semua Pintu Masuk Rumah Korban Utuh Tak Ada yang Rusak
Dalami Dugaan Pembunuhan, Kapolres Subang : Semua Pintu Masuk Rumah Korban Utuh Tak Ada yang Rusak /Ist

SUBANG, DEPOSTPANGANDARAN

Polres Subang Polda Jabar masih terus melakukan penyelidikan motif dibalik tewasnya Ibu Tuti Suhartini (55) dan anak perempuanya bernama Amalia Mustika Ratu (23) warga Kampung Ciseuti RT 18/03 Desa Jalan Cagak, Kabupaten Subang yang ditemukan tewas di bagasi mobil Alparhd dalam kondisi mengenaskan.

Kapolres Subang AKBP Sumarni menyebutkan, hingga saat ini pihaknya masih terus menyelidiki motif dugaan pembunuhan terhadap ibu dan anak yang terjadi di Jalancagak Subang.

"Kami masih olah TKP, dan memang berdasarkan fakta dilapangan tidak ada kerusakan di pintu masuk depan maupun pintu belakang, kemudian barang-barang berharga yang sigfinikan juga tidak ada yang hilang, seperti mobil mewah ataupun yang lainya juga masih lengkap, Namun, dugaan barang yang hilang itu handphone anak yang menjadi korban (Amalia,red)," kata Sumarni kepada wartawan, Rabu 18 Agustus 2021.

Baca juga: Ditemukan Bersimbah Darah dan Tanpa Busana, Keluarga Korban Histeris hingga Jatuh Pingsan

Baca juga: Maksimalkan Kinerja Pemandu Wisata, Begini yang Dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran

Jadi, kata dia, pihaknya sampai saat ini belum mengetahui pasti motif pelaku melakukan kasus dugaan pembunuhan ini. Kemudian pihaknya juga sudah mengumpulkan barang bukti yang ada di TKP baik berupa benda tajam maupun benda tumpul yang diduga digunakan pelaku untuk menjalankan aksinya.

"Kita juga mengumpulkan bukti-bukti lain seperti bercak-bercak darah yang ada di dinding maupun dilantai berikut sidik jari yang ada dibeberapa tempat, semoga semua ini bisa cepat mengungkap siapa pelakunya dalam kasus dugaan pembunuhan ini," ucapnya.

Mantan Kapolres Sukabumi itu menerangkan, dari penemuan di tubuh kedua jasad kroban, pihaknya menmukan beberapa luka bekas pukulan benda tumpul dan tajam.

"Dari penemuan jasad, yang kita lihat memang ada bekas pukulan baik dari benda tumpul maupun benda tajam dikepala kedua korban, kemudian dimata anak (Korban) juga ada bekas pukulan (tojookan,red)," tuturnya.

Sumarni menduga, hasil olah TKP, diduga kedua korban sedang berada dalam kamar tidur, ketika ada pelaku, diduga kedua korban ini dibawa ke kamar mandi mungkin untuk dibersihkan oleh pelaku.

Baca juga: Pulang dari Luar Kota, Suami di Subang Temukan Istri dan Anaknya Tewas Mengenaskan

Baca juga: Menguak Tabir Tumbal Ilmu Hitam dan Ciri-Cirinya

"Dari situ, kedua korban kemudian dibawa ke garasi melewati pintu belakang dengan cara diseret, karena ada bekas darah seretan disepanjang jalan dari dalam menuju mobil yang diparkir di garasinya," ungkapnya.

Sampai saat ini, pihaknya mengaku belum menerima informasi atau hasil otopsi dari Dokter di Rumah Sakit yang menangangi kasus tersebut.

"Jika hasil otopsi sudah keluar secepatnya akan kami infomasikan, saat ini kami juga belum memperoleh keterangan dari hasil otopsi yang dilakukan oleh pihak dokter di rumah sakit," akunya.

Sumarni mengungkapkan, selain mengumpulkan barang bukti, pihaknya juga masih mencari alat bukti lainnya seperti meminta keterangan saksi-saksi yang diduga melihat, mendengar atau mengetahui kejadian ini.

"Termasuk keterangan dari suami korban yang pertama kali melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Jalancagak," pungkasnya. (Deni)

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini, Kelucuan Keluarga Alfahri dalam Perayaan Hari Kemerdekaan

Baca juga: Resep Masakan, Cara Membuat Gepuk Sapi Khas Sunda Sederhana yang Menggoda

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait