Inovasi Buruan SAE Kota Bandung Mendapat Penghargaan dari Presiden Joko Widodo

News —Rabu, 5 May 2021 18:20
    Bagikan  
Inovasi Buruan SAE Kota Bandung Mendapat Penghargaan dari Presiden Joko Widodo
Dapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo, Kota Bandung tempati urutan ke-3 PPD oleh Kementerian PPN/Bappenas. (Humas Pemkot Bandung)
POSTPANGANDARAN, BANDUNG.

Inovasi Buruan SAE (Pekarangan Sehat, Alami, Ekonomis) mendapat penghargaan dari Presiden Joko Widodo setelah Kota Bandung ditetapkan sebagai Kota Terbaik 3 dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) oleh Kementerian PPN/Bappenas.

Walikota Bandung, Oded M Danial, menjelaskan, konsep perencanaan pembangunan melalui Inovasi Buruan SAE menjadi andalan untuk meraih penghargaan tersebut. Sebab, konsep pembangunan di Kota Bandung tidak hanya sekadar menuntaskan permasalahan pangan, melainkan juga lingkungannya. 

Melalui Buruan SAE, warga bisa memanfaatkan pekarangan atau lahannya dengan menanam sayuran, buah-buahan, memelihara ikan dan ternak. Tak hanya itu, lewat inovasi tersebut warga juga bisa mengelola limbahnya dengan menjadikan kompos atau pakan ternak.

Di Kota Bandung, terang Oded, sudah ada 190 Kelompok Tani (Poktan) yang mengembangkan inovasi Buruan SAE. Meski belum merata di 151 kelurahan, namun Oded akan terus mendorong setiap kewilayahan segera mengimplementasikannya.


"Tapi baru ada di 111 kelurahan. Ini akan kita genjot dan terus dorong ke aparat kewilayahan. Saya berharap nanti bukan hanya setiap kelurahan, tapi setiap RW memiliki poktan. Kalau itu terlaksana, mudah-mudahan sampahnya selesai, ketahanan pangannya juga," tutur Oded, Selasa (04/05/2021).

Di samping itu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan mempersiapkan anggaran yang jauh lebih besar agar Buruan SAE bisa segera hadir di seluruh kewilayahan. Sehingga, Kota Bandung bisa mewujudkan cita-citanya untuk menjadi kota mandiri pangan.

"Insya Allah kita sudah mempersiapkan anggaran, dan PPIPK sebagian akan kita dorong kesitu. Tahun ini, saya berharap sisanya 40 kelurahan bisa melaksanakan inovasi Buruan SAE," ujar Oded.

Senada, Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar, mengungkapkan, sejak diluncurkan pada September 2020 lalu Buruan SAE berkembang begitu pesat karena ternyata animo masyarakat cukup tinggi.

Sehingga, Gin gin cukup yakin untuk menghadirkan Poktan di seluruh kelurahan di Kota Bandung. Pasalnya dengan teknis yang sederhana, Buruan SAE bisa memenuhi kebutuhan keseharian keluarga.


"Kita sudah anggarkan dan rencanakan, bahkan (anggaran) lebih besar, karena minat lebih banyak dan animo lebih tinggi. Seperti yang 190 juga sebenarnya kita awalnya akan membangun 60 titik (poktan) tapi perkembangannya lebih besar," tuturnya.

Untuk diketahui, sebelumnya inovasi Buruan SAE juga mendapat penghargaan sebagai juara pertama kategori kota terbaik di tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2021.

Selain Kota Bandung, dalam PPD kali ini Provinsi Jawa Barat mendapat penghargaan Provinsi Terbaik 2 se-Indonesia dari Kementerian PPN/Bappenas. (Boim)


Editor: Lucky
    Bagikan  

Berita Terkait