Tangani Kebakaran Kantor Dinas PUTRPRKP Pangandaran, Tiga Petugas PMK Dilarikan ke Puskesmas Parigi

News —Senin, 21 Jun 2021 02:46
    Bagikan  
Tangani Kebakaran Kantor Dinas PUTRPRKP Pangandaran, Tiga Petugas PMK Dilarikan ke Puskesmas Parigi
Tangani Kebakaran Kantor Dinas PUTRPRKP Pangandaran, Tiga Petugas PMK Dilarikan ke Puskesmas Parigi (foto: Deni Rudini)

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Tebalnya asap dalam kebakaran kantor Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat membuat tiga petugas pemadam kebakaran (PMK) mengalami gangguan pernapasan.

Ketiga petugas pemadam kebakaran yang mengalami gangguan pernapasan lantaran kehabisan oksigen itu diantaranya Windi, Rudi dan Gin-Gin dan ketiganya langsung dievakuasi ke Puskesmas Parigi dengan menggunakan dua unit mobil amblans.

Komandan Regu (Danru) Damkar Poswil 2 Pangandaran Billy Islam Ross membenarkan, adanya tiga orang petugas yang dilarikan ke Puskesmas lantaran mengalami gangguan pernapasan pada saat proses pemadaman api di Kantor Dinas PUTRPRKP.

"Tadi ada tiga orang petugas damkar yang dibawa ke IGD Puskesmas Parigi, mereka mengalami gangguan pernapasan karena kekurangan oksigen waktu penanganan kebakaran," ujarnya kepada DEPOSTPANGANDARAN dilokasi kejadian, Minggu (20/06/2021) malam.

Salah satu petugas Damkar yang mengalami gangguan pernapasan saat berjibaku memadamkan api dievakuasi ke IGD Puskesmas Parigi

Baca juga: Damkar Butuhkan Dua Jam dan Enam Tangki Air Atasi Kebakaran di Kantor DPUTRPRKP Pangandaran

Baca juga: Pengen Punya Perut Ideal? Simak Tips Ampuh Kecilkan Perut Agar Tidak Buncit

Selain dari faktor tebalnya asap di TKP, kata Billy, minimnya alat pelindung diri (APD) bagi para petugas damkar di Pangandaran juga menjadi salah satu faktor ketiga petugas harus masuk IGD Puskesmas Parigi lantaran mengalami gangguan pernapasan.

"APD nya minim, terutama masker Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) untuk alat bantu pernapasan saat menjinakkan kobaran api," keluhnya.

Menurut dia, selain biaya dan perawatannya mahal, di wilayah Priangan Timur termasuk langka yang memiliki alat tersebut atau masker Self Contained Breathing Apparatus.

Petugas Damkar mendapatkan pertolongan medis dari Puskesmas Parigi saat mengalami gangguan pernapasan

Baca juga: Kantor Dinas PUTRPRKP Pangandaran Terbakar, Penyebab dan kerugian Belum Diketahui

Baca juga: Link Streaming Drama Korea Mine Episode 14 Sub Indo, Teka-teki Pembunuh Han Ji Young

"Standar SOP nya ketika menangani peristiwa kebakaran, petugas diharuskan menggunakan alat tersebut, karena saat penanganan petugas rentan kehabisan oksigen yang disebabkan dari tebalnya asap di lokasi kejadian," katanya.

Dari pantauan dilapangan, pemadaman api serta pedinginan petugas Damkar dari BPBD Kabupaten Pangandaran memakan waktu kurang lebih 2 jam. Mobil Damkar yang dikerahkan sebanyak 2 unit dengan jumlah personel 11 orang. (Deni)

Baca juga: Resep Masakan, Cara Membuat Bubur Jagung Keju, Sarapan Sehat Menghangatkan di Musim Dingin

Editor: Riyan
								
    Bagikan  

Berita Terkait