Warga Minta Pihak Terkait Buat Zebra Cross di Penyebrangan Depan RSUD Pandega Pangandaran

News —Selasa, 8 Jun 2021 02:15
    Bagikan  
Warga Minta Pihak Terkait Buat Zebra Cross di Penyebrangan Depan RSUD Pandega Pangandaran
Warga Minta Pihak Terkait Buat Zebra Cross di Penyebrangan Depan RSUD Pandega Pangandaran (foto: Deni Rudini)

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Zebra Cross merupakan hal penting sebagai tempat penyebrangan jalan bagi pejalan kaki yang juga bisa sebagai penanda bahwa di kawasa itu terdapat penyebrangan, sehingga para pengendara baik mobil maupun pengendaran motor bisa melambatkan laju kendaraanya.

Namun, hingga saat ini Zebra Croos di Jalan Nasional tepatnya depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran belum ada. Padahal keberadaan zebra cross dilokasi tersebut sangat dibutuhkan agar memberi kenyamanan bagi penyebrang jalan dari RSUD Pandega dan sebaliknya.

Salah seorang warga sekitar RSUD Pandega, Rasiman mengatakan, bahwa banyak penyebrang yang ragu saat hendak ke RSUD atau sebaliknya, karena dijalur ini kendaraan roda dua dan roda empat rata-rata berkecepatan sedang dan tinggi.

"Banyak orang yang hilir mudik menyebrang dari RSUD Pandega Pangandaran, mereka bolak balik nyebrang untuk membeli makanan ringan atau minuman saat menunggu pasien," ujarnya kepada DEPOSTPANGANDARAN, Senin (07/06/2021).

BACA JUGA: Ramalan Zodiak Hari Ini Senin 8 Juni 2021, Taurus dan Capricorn Dilema, Sagitarius Dapat Kejutan

Rasiman berharap pihak yang bersangkutan segera menindaklanjuti pembuatan zebra cross agar warga khususnya penyebrang merasa nyama.

"Ya selain membuat penyebrang nyaman, keberadaan zebra cross juga jadi sebuah tanda agar laju kendaraan yang melintas bisa mengurangi kecepatannya," sebutnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran Trisno mengaku, pihaknya juga pernah menerima usulan permohonan pembuatan zebra cross dari pihak RSUD Pandega Pangandaran.

"Namun status jalan tersebut merupakan jalan nasional, maka kami hanya berkirim surat ke Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat," akunya.

Namun, kata dia, hasil dari koordinasi tersebut bahwa saat ini tidak ada anggaran untuk pembuatan zebra cross mengingat kondisi keuangan fokus pada penanganan Covid-19.

"Jadi kami bukan tidak memprioritaskan sarana dan fasilitas untuk kenyamanan penyebrang kaki di lokasi tersebut, namun kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi berdampak pada alokasi anggaran," tukasnya. (Deni)

BACA JUGA: 2024 Tahun Politik, Kabupaten Pangandaran Kembali Menggelar Pilkada

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait