Di Banjar Beredar Selebaran Bertuliskan "Pejabatnya Hidup Mewah Rakyatnya Hidup Susah" Begini Tanggapan Wakil Wali Kota

News —Sabtu, 25 Sep 2021 14:22
    Bagikan  
Di Banjar Beredar Selebaran Bertuliskan
Di Banjar Beredar Selebaran Bertuliskan "Pejabatnya Hidup Mewah Rakyatnya Hidup Susah" Begini Tanggapan Wakil Wali Kota/Yuhendi

BANJAR, POSTPANGANDARAN

Warga Kota Banjar, Jawa Barat dalam beberapa hari ini dihebohkan dengan adanya selebaran meme yang mengkritisi kehidupan antara pejabat dengan rakyat. Selebaran tersebut ditempel di rambu Lalu Lintas petunjuk arah di sejumlah persimpangan dan lampu merah yang ada di Kota Banjar. Salah satunya di lampu merah lapang Bhakti, selebaran terpampang di rambu petunjuk jalan tepat di bawah tiang lampu merah dan hanya berjarak 4 meter dari Pos Polisi.

Dalam selebaran tersebut tertulis "Pejabatnya Hidup Mewah, Rakyatnya Hidup Susah" dengan gambar meme pria bertubuh gemuk yang diberi makan oleh pria bertubuh kurus.

Salah seorang pedagang yang kiosnya berdekatan dengan lokasi selebaran meme, Acah Leo mengaku, dirinya baru mengetahui terdapat selebaran yang dipasang di rambu lalu lintas.

"Saya tiap hari ada di toko, tapi baru tahu kalau ada selebaran itu, mungkin karena memang saya tidak pernah perhatikan rambu lalu lintas kali yach," singkatnya saat diwawancarai wartawan, Sabtu 25 September 2021.

Baca juga: Sketsa Rasa, Kumpulan Sajak, Dinginya Pagi dalam Sunyi

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini, Teka-teki Hubungan Andin dan Pak Irvan Terungkap

Selebaran ini, diduga beredar setelah Pemerintah Kota Banjar menggelar rapat koordinasi terkait naiknya angka kemiskinan di Kota Banjar akibat pandemi yang terjadi sejak tahun lalu. Hasil rapat menunjukan terjadi kenaikan warga miskin sebesar 0,54 persen menjadi 6,09 persen dari sebelumnya 5,5 persen.

"Ini memang terjadi hampir di seluruh kota/kabupaten tapi jangan dianggap sepele dan harus segera bertindak agar angka kemiskinan tidak terus naik dan dapat ditekan seminimal mungkin," tanggap Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana.

Menyikapi selebaran tersebut, Nana mengatakan, bahwa selebaran tersebut tidak jelas ditujukan kepada siapa. Bila isi selebaran itu mengkritisi kondisi di Kota Banjar, namun isinya tidak sesuai dengan realita yang terjadi.

"Silahkan lihat sendiri kenyataannya, pejabat mana di Kota Banjar yang hidupnya mewah, bahkan semua anggaran di setiap dinas sudah dikurangi untuk memenuhi kebutuhan penanganan wabah corona, termasuk bantuan sosial di masa pandemi ini," ucapnya tegas.

Baca juga: Drama Korea Squid Game 2021 Sub Indo, Permainan Mempertaruhkan Nyawa

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Minggu 26 September 2021, Virgo Kencan Romantis, Leo Waspada Dihianati

Menurut orang nomor dua di Kota Banjar itu, baik pemerintah pusat maupun Pemerintah Kota Banjar, sejak pandemi tahun lalu hingga kini sejumlah bantuan untuk masyarakat sudah sering digulirkan.

"Bantuan JPS (Jaring Pengaman Sosial) seperti uang tunai dan sembako, sudah beberapa tahap ini disalurkan kepada warga. Melalui program JPE (Jaring Pengaman Ekonomi) pelaku UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) bisa mendapatkan berbagai bantuan untuk meningkatkan usahanya," katanya.

Nana menambahkan, dengan kondisi pandemi ini yang sudah berlangsung hampir 2 tahun semua sektor terkena dampaknya.

"Berbagai upaya sudah dilakukan oleh pemerintah baik pusat maupun daerah untuk membantu warga yang terdampak pandemi tersebut," tandasnya. (Yuhendi)

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Sabtu 25 September 2021, Pisces Takut Karma, Capricorn Butuh Saran

Baca juga: Pertahankan Status Level 2 PPKM, Aktivitas PKL di Ciamis Diperlonggar

Editor: Riyan
								
    Bagikan  

Berita Terkait