Kemenkes Minta Maaf Pada Pemkab Pangandaran, Ini Alasannya

News —Rabu, 22 Sep 2021 20:43
    Bagikan  
Kemenkes Minta Maaf Pada Pemkab Pangandaran, Ini Alasannya
Kemenkes Minta Maaf Pada Pemkab Pangandaran, Ini Alasannya/Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata.dok

PANGANDARAN, POSTPANGANDARAN

Pencapaian vaksinasi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat untuk sektor pariwisata saat ini sudah mencapai 90 persen.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, angka tersebut sudah diatas target yang semula direncanakan.

"Pelaku usaha di objek wisata sudah divaksin dan sudah sadar terhadap protokol kesehatan," ucapnya.

Menurut Jeje, sebelumnya gencar menggelar sosialisasi terkait vaksinasi dan protokol kesehatan.

"Pada pekan lalu kami menutup dua objek wisata yaitu pantai Batukaras dan pantai Madasari," katanya.

Objek wisata yang ditutup tersebut, kata Jeje, dilatarbelakangi karena rendahnya angka vaksin dikalangan pelaku usaha wisata.

"Untuk objek wisata pantai Batukaras setelah ditutup sementara keesokan harinya langsung dibuka kembali karena targetan angka vaksinasi tercapai," jelasnya.

Baca juga: Salahkah? Mohamed Salah Meminta Kenaikan Gaji?

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini, Aldebaran Bertemu Jesika, Begini Reaksi Jesika yang Bikin Kaget!

Sedangkan untuk pantai Madasari, Jeje mengungkapkan, masih belum sesuai dengan target sehingga dikeluarkan kebijakan belum bisa dibuka.

"Alasan pantai Madasari waktu itu belum dibuka karena beberapa pelaku usaha menolak untuk divaksin," paparnya.

Jeje pernah memberikan pilihan antara dibuka wisata pantai Madasari tapi pelaku wisata yang tidak divaksin dilarang untuk melakukan aktivitas usaha.

"Harusnya saat ini Kabupaten Pangandaran berada pada posisi PPKM Level I, namun ada kekeliruan dalam menyajikan data dari pihak Kementerian Kesehatan," ungkap Jeje.

Namun, sambung Jeje, pihak Kementerian Kesehatan sudah meminta maaf kepada Pemkab Pangandaran terkait kesalahan penyajian data.

"Kesalahan penyajian data terjadi pada data tresting, kami Pemkab Pangandaran dianggap tidak melakukan tresing," tambahnya.

Padahal, jika ada warga datang ke Puskesmas atau Rumah Sakit juga ke Laboratorium Labkesda karena ada gejala sakit, mereka langsung di PCR, tapi kalau datangnya ke Puskesmas datang ke Rumah Sakit di antigen. (Deni)

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis 23 September 2021, Pisces Merasa Terabaikan, Leo Hindari Hal Merugikan

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Rabu 22 September 2021, Sagitarius Dapat Diandalkan, Aquarius Bucin Tingkat Dewa

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait