Kadin Pangandaran Dorong Buruh Tani Jadi Pengusaha

News —Jumat, 3 Sep 2021 15:43
    Bagikan  
Kadin Pangandaran Dorong Buruh Tani Jadi Pengusaha
Kadin Pangandaran Dorong Buruh Tani Jadi Pengusaha/Humas

PANGANDARAN, POSTPANGANDARAN

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat mendorong buruh tani jadi pengusaha tani.

Ketua Kadin Pangandaran Yayan Sugiantoro menyebutkan, bahwa sektor pertanian di Kabupaten Pangandaran merupakan penyumbang PDRB terbesar.

"Sektor pertanian menempati angka 23,41 persen dan menjadi PDRB terbesar dibandingkan sektor lain," ujar Yayan.

Kata Yayan, Kadin Pangandaran memiliki terobosan baru dalam rangka mensukseskan sektor pertanian.

"Mayoritas masyarakat Pangandaran kehidupannya ditopang oleh pertanian," sebutnya.

Menurut dia, pihaknya menemukan dua persoalan yang belum terpecahkan oleh petani dalam menjalankan aktivitas bertani.

"Masalah pertama adalah bisa tanam tidak bisa jual dan masalah ke dua bisa jual tidak bisa menanam," beber Yayan.

Yayan menerangkan, petani selalu bertemu dengan tengkulak saat memiliki barang hasil dari mereka bertani. Dan petani tidak pernah bertemu langsung dengan pembeli yang membutuhkan hasil mereka bertani, sehingga dengan mudah tengkulak mempermainkan harga hasil pertanian.

"Agar petani tidak bertemu tengkulak terus, maka Kadin Pangandaran membangun kerjasama antara Kadin Pangandaran dengan Perbankan dan pembeli bahan ekspor," terangnya.

Baca juga: Korean Drama Penthouse 3 Episode 13 English Sub, Death of the Residents of Hera Palace

Baca juga: Drama Korea Penthouse 3 Episode 13 Sub Indo, Kematian Para Penghuni Hera Palace

Yayan menambahkan, bahwa Kadin Pangandaran menggalang petani porang untuk melakukan produksi, sedangkan Perbankan melalui permodalan dari Bank Jabar Banten (BJB) dan pembeli melalui PT Joglosemar Karangsari Makmur sebagai perusahaan ekspor pertanian.

"Rangkaian antara petani dengan Kadin menggaet perbankan juga pembeli bahan ekspor akan menciptakan buruh tani di Pangandaran menjadi pengusaha tani," imbuhnya.

Kadin Pangandaran, sambung Yayan, pihaknya telah melaksanakan launching program penanaman porang juga penandatanganan perjanjian kerjasama antara bank BJB Pangandaran dengan PT Joglosemar Karangsari Makmur di Dusun Sidahurip, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata sangat mengapresiasi gagasan yang dilaksanakan Kadin Pangandaran.

"Kalau sebelumnya saya jadi Bupati hanya melantik Pengurus Kadin saja, sekarang Kadin Pangandaran memiliki terobosan yang sangat luar biasa dalam pemberdayaan petani," ucapnya bangga.

Baca juga: Kadin Pangandaran Dorong Buruh Tani Jadi Pengusaha

Baca juga: Kawasan Objek Wisata Pantai Pangandaran Sudah Ramai Pengunjung Sebelum Dibuka Resmi

Orang nomor satu di Kabupaten Pangandaran itu berpesan kepada Kadin Pangandaran, bisnis porang di Kabupaten Pangandaran merupakan komoditas baru.

"Harus jadi catatan bagi Kadin bahwa ukuran kesuksesan petani bukan dari nilai tukar tetapi bagaimana caranya hasil bumi yang dikelola petani menjadi nilai tambah," jelasnya.

Menurut Jeje, peran Kadin Pangandaran dengan BJB untuk penanaman porang saat ini memutarkan nilai uang sebesar Rp30 miliar untuk 158 petani.

"Sekarang masa pandemi corona, keuangan dan perekonomian tidak stabil, tapi Kadin, BJB dan PT Joglosemar Karangsari Makmur berani melakukan terobosan yang sangat luar biasa," ungkap Jeje.

Jeje menyampaikan terobosan yang dinilai nekad itu tentunya sudah memiliki perhitungan yang sangat matang sehingga para pihak dihadapkan pada antara kesuksesan dengan ketidakpastian karena kondisi pandemi.

"Semoga program kerjasama yang digagas para pihak berjalan lancar dan bisa menjadi kekokohan perekonomian," tandasnya. (Deni)

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini, Semakin Nunjak, Keluarga Nino Inginkan Sering Bertemu Reyna

Baca juga: Komunitas 234 SC Pangandaran Bangkitkan Pariwisata Daerah Melalui Budaya

Editor: Riyan
								
    Bagikan  

Berita Terkait