Rumah Warga di Pangandaran Terbakar, Korban Alami Kerugian Puluhan Juta

News —Kamis, 19 Aug 2021 01:09
    Bagikan  
Rumah Warga di Pangandaran Terbakar, Korban Alami Kerugian Puluhan Juta
Rumah Warga di Pangandaran Terbakar, Korban Alami Kerugian Puluhan Juta/Iqbal

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Salah satu rumah milik warga terbakar di Dusun Cibuluh RT 14.04 Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Rabu 18 Agustus 2021 malam.

Rumah permanen yang dilalap si jago merah itu milik prajurit TNI atas nama Upan Supandi yang dikontrak oleh Romi (40). Diketahui rumah tersebut dikontrakan lataran Upan Supandi berdinas di luar Kabupaten Pangandaran.

Penyebab kebakaran tersebut diduga akibat terjadinya konsleting listrik yang menimbulkan percikan api hingga merembet keseluruh bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa nahas tersebut, namun isi rumah berikut lainnya tak ada yang terselamatkan.

"Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, warga berusaha memadamkan api dengan alat seadanya," ujar Romi kepada wartawan dilokasi, Rabu 18 Agustus 2021 malam.

Romi mengatakan, saat kejadian, dirinya sedang tidak berada dirumah tersebut melainkan sedang dirumah orang tuanya yang tidak jauh dari tempat kontrakannya yang ludes dilalap si jago merah.

Baca juga: Dalami Dugaan Pembunuhan, Kapolres Subang : Semua Pintu Masuk Rumah Korban Utuh Tak Ada yang Rusak

Baca juga: Ditemukan Bersimbah Darah dan Tanpa Busana, Keluarga Korban Histeris hingga Jatuh Pingsan

"Saya sedang minta lauk pauk buat makan ke rumah orang, namun kata ibu gak ada apa-apa hanya ada sambal doang, kemudian saya pun mencari bahan yang bisa dimasuk dapur, sekitar tiga menit setelah itu adik saya teriak kencang memberi tahu ada kebakaran," katanya.

Mendengar suara teriakan adik yang sangat kencang, karena kaget, dia pun langsung keluar bergegas lari kedepan untuk memastikan teriak adiknya di depan.

"Ketika kedepan, ternyata rumah yang terbakar itu rumah yang ditempati saya, namun api semakin membesar dan warga pun langsung berupaya memadamkan api dengan alat seadanya," terang Romi.

Romi menjelaskan, menurut adik pertama melihat kobaran api berawal dari bawah yang kemudian menjalar ke bagian atas dan membakar seluruh perabotan rumah termasuk burung peliiharan miliknya yang harganya pun lumayan mahal.

"Semua perabotan rumah habis terbakar tidak ada sisa, kerugian di taksir sekitar Rp 30 juta an, beruntung api tidak sampai menjalar ke rumah tetangga karena api dengan cepat di padamkan oleh warga setempat," paparnya. (Iqbal)

Baca juga: Pulang dari Luar Kota, Suami di Subang Temukan Istri dan Anaknya Tewas Mengenaskan

Baca juga: Maksimalkan Kinerja Pemandu Wisata, Begini yang Dilakukan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran

Editor: Riyan
								
    Bagikan  

Berita Terkait