Ibu Rumah Tangga di Pangandaran Dicerai Suami Gegara Ketahuan Selingkuh dengan Oknum Kadus

News —Rabu, 11 Aug 2021 02:55
    Bagikan  
Ibu Rumah Tangga di Pangandaran Dicerai Suami Gegara Ketahuan Selingkuh dengan Oknum Kadus
Ibu Rumah Tangga di Pangandaran Dicerai Suami Gegara Ketahuan Selingkuh dengan Oknum Kadus (foto: Iqbal)

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Seorang perempuan berinisial RH yang memiliki suami kena bujuk rayu seorang perangkat Desa Kepala Dusun di Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran Jawa Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, Kadus berinsial AR berhasil membujuk rayu RH melalui pesan Chating WhatsApp hingga akhirnya terjadi pertemuan dan melakukan hubungan layaknya suami istri. Bahkan, Oknum Kadus meyakinkan kepada RH kalau perselingkuhannya itu akan aman dan gak akan diketahui siapapun.

Ibarat kata pepatah, sudah jatuh tertimpa tangga pula, begitulah nasib yang dialami RH saat ini.

RH mengeluh dan bersedih serta memikirkan nasib dirinya yang saat ini terlantar, karena istri kepala dusun AR (pasangan selingkuh RH,red) mengetahui kalau suaminya itu selingkuh dengan dirinya (RH). Selain itu, YC suami dari RH pun masih belum memaafkan.

“Awalnya saya kenal sama AR (Kepala Dusun,red) ketika musim pemilu tahun kemarin . Setelah kenal kami saling tukar nomor telefon dan menyimpannya,” cerita RH saat ditemui di rumahnya. Selasa 10 Agustus 2021.

Baca juga: Kelompok Tani situhiang Langkaplancar Pangandaran Budidayakan Bibit Bawang Merah

Baca juga: Bermodalkan Rp 25 Ribu, Santri Pembudidaya Jamur Tiram di Pangandaran Bisa Raup Omzet Jutaan

Setelah saling menyimpan nomor, sambung dia, komunikasi melalui chatingan WhatsApp bermula ketika AR bikin snap (status WA,red) tentang aturan mudik yang tidak boleh pulang.

"Saat itu, saya pun mengomentari status AR, waktu itu saya komen “Bagaimana suami saya dari Bandung bisa mudik apa tidak”. Dengan singkat AR langsung membalas dan memberikan penjelasan tentang larangan mudik tersebut,” ungkap RH.

RH mengaku, sejak itu, mereka pun mulai chattingan melalui WhatsApp yang hampir setiap hari. Setelah kerap Chatingan, mereka pun satu sama lainya saling penasaran dan komunikasi dilanjut via video call (vc). Kemudian AR pun waktu itu mengajaknya ketemuan di pantai Karapyak.

"Awalnya saya menolak, tapi dia (AR) terus memaksa ngajak ketemuan. Kan namanya juga pameget (lelaki,red) lama-lama saya pun luluh. Dan itu, baru pertama kami ketemuan di pantai Karapyak sekitar pukul 13.00 WIB, setelah mengobrol satu jam, kami pun langsung pulang,” ceritanya.

Setelah pertemuan itu, sambung RH, komunikasi berjalan lancer setiap harinya, dan AR pun mengajak ketemuan yang kedua kalinya di pantai Karapyak. Namun, setelah bertemu di Karapyak, AR mengajaknya ke sebuah penginapan dengan alasan takut ada yang melihat mereka.

“Awalnya saya menolak, namun dia (AR) memaksa dan akhirnya saya pun luluh. Setelah berada di dalam kamar penginapan AR memaksa ngajakin begituan layaknya suami istri. Namun saya menolaknya dengan berbagai alasan,” bebernya.

Baca juga: Minta Objek Wisata Dibuka, PHRI Pangandaran Layangkan Surat ke Dua Menteri

Baca juga: Inilah Desa di Empat Kecamatan yang Jadi Target Percepatan Vaksinasi di Pangandaran

RH mengungkapkan, sekitar tanggal 24 Juli tahun 2020 lalu, AR Kembali mengajak ketemuan, dan pada pertemuan yang ke empat kalinya, mereka pun berhasil melakukan hubungan layaknya suami istri, dan AR berjanji kepada RH hubungan gelapnya itu akan aman dan baik-baik bahkan tidak akan ada yang mengetahuinya.

"Sebenarnya saat itu saya menolak, tapi percuma susah menghindar juga. Sejak itu, kami berdua setiap bulan sekali ketemuan dan melakukan hubungan intim, dan terakhir kami melakukan itu pada bulan Oktober 2020,” kisah RH.

RH menyebutkan, lantaran hubungan gelap mereka mulai dicurigai oleh istri AR, sehingga ruang gerak mereka sudah sempit dan tak pernah ketemuan lagi.

“Istri AR sudah mulai curiga, chatting saya dengan AR ketahuan sama istrinya. Awalnya masih bisa diredam, namun lama kelamaan AR semakin dicurigai,” terangnya.

Waktu itu, kata RH, dirinya pun juga masih menutupi tudingan istri AR terkait perselingkuhan, dan dia mengaku hanya sebatas teman. Selain istri AR, YC suaminya juga curiga dan marah, namun masih bisa ditutupi.

“Lantaran kesal, saya pun mengaku perselingkuhan saya dengan AR pada saat istrinya AR  menghubungi sayan. Akhirnya dia (istri) AR tak terima mendengar pengakuan saya. Akhirnya sekarang rumah tangga hancur, saya juga ditinggalkan suami sementara AR pun tidak datang untuk bertanggung jawab," tutupnya. (Iqbal)  

Baca juga: 5 Exotic Beaches with Mystical Wraps Believed to be the Gateway to the Nyi Roro Kidul or Queen of the South Seas

Baca juga: Kupas Tuntas Mitos Malam 1 Suro, Pesta Mahluk Halus Hingga Malam Persembahan

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait