Petani di Pangandaran Lakukan Ini Ketika Padi Siap Panen Diserang Hama Wereng Batang Coklat

News —Sabtu, 31 Jul 2021 22:03
    Bagikan  
Petani di Pangandaran Lakukan Ini Ketika Padi Siap Panen Diserang Hama Wereng Batang Coklat
Petani di Pangandaran Lakukan Ini Ketika Padi Siap Panen Diserang Hama Wereng Batang Coklat (foto: Iqbal)

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN


Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Padaherang bersama para Kelompok Tani melakukan penyemprotan secara serentak diareal pertanian milik wargga Desa Maruyungsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Sabtu (31/07/2021).

Penyemprotan secara serentak dilakukan lantaran banyaknya hama wereng yang menyerang tanaman padi milik petani sehingga ditakutkan akan berdampak gagal panen akibat serangan hama.

Ketua Kelompok Tani Maman Suparman menyebutkan, penyemprotan ini dilakukan karena banyak sekali hama wereng yang menyerang tanaman padi yang sudah siap panen mau pun berusia dini.

"Penyemprotan ini guna mengusir hama wereng yang kini tengah menyerang tanaman padi yang siap dipanen. Penyemprotan serentak petani di dampingi dari PPL dan POPT Kecamatan Padaherang," ujarnya kepada DEPOSTPANGANDARAN, Sabtu (31/07/2021).

Baca juga: Drama Korea The Devil Judge Episode 9 Sub Indo, Cara Iblis Memberikan Hukuman

Baca juga: Link Streaming Drama Korea Nevertheless Episode 7 Sub Indo 19+, Cinta Segitiga yang Mendebarkan

Menurut dia, serangan hama wereng batang coklat tidak menyerang tanaman padi setiap tahun, hama yang satu ini pernah menyerang lima tahun kebelakang, selain itu juga dengan masa tanam yang tidak berbarengan jadi hama tersebut berpindah-pindah.

"Untuk penyemprotan hama serempak pun baru kali ini dilakukan, namun seminggu sebelumnya sudah dilakukan juga di masingmasing lokasi yang berbeda. Serempak dilakukakn dengan tujuan supaya hama yang ada pada padi milik petani dapat terkendali dan kedepannya aman dari hama," ungkap Maman.

Dilokasi yang sama, petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Kecamatan Padaherang, Rizal Nur Ihsan menyatakan, pendampingan penyemprotan serempak ini merupakan salah satu gerakan pengendalian organisme pengganggu tumbuhan WBC (wereng batang coklat,red) dengan cara bersama-sama.

"Ini dilakukan agar hama wereng tersebut terkendalinya bersamaan, makanya di lakukan secara serempak," sebutnya.

Menurut dia, kalau penyemprotan dilakukan di lahan sendiri atau blok-blokan di takutkan hama akan berpindah keladang sawah lainya dan akan sangat sulit untuk di kendalikan.

"Kenapa ini bisa terjadi, di karenakan masa tanamnya tidak bersamaan, maka yang terjadi hama tersebut pindah pindah dari yang sudah panen ke padi yang masih berusia dini atau baru tanam," terang Rizal.

Baca juga: Korean Drama Nevertheless Episode 7 English Sub 19+, Even though I Know Having Both Is Impossible

Baca juga: Drama Korea Nevertheless Episode 7 Sub Indo 19+, Meski Aku Tau Memiliki Keduanya Tak Mungkin

Kata dia, untuk menghindari serangan hama wereng, maka petani harus berbarengan saat penanaman padi, juga pemupukannya harus berimbang dan pengendalian dengan menggunakan pestisida nabati sebelum ke pestisida kimia.

"Tetapi saat ini kita gunakan pestisida kimia di karenakan kebanyakan WBC yang pindah dari ladang yang sudah panen," bebernya.

Rizal menyampaikan, penyemprotan serempak difokuskan kepada tanaman padi yang masih diusia muda atau usia 21 hari hingga 30 hari atau dibawah 45 hari supaya bisa terkendalikan dan bisa panen.

"Secara total seluruh areal pesawahan di Kecamatan Padaherang yang terdampak sekitar 100 hektar lebih dan salah satunya di Desa Maruyung sari. Kini sekitar 80 hektar yang terdampak sudah di lakukan pengendalian dengan penyemprotan," tandasnya. (Iqbal)

Baca juga: Pembelajaran Selama Pandemi; Plt Kadisdikpora : Pasti Akan Berdampak Pada Kualitas Pendidikan

Baca juga: Penyuntikan Vaksin di Pangandaran Mulai Sasar Pelajar SMP, Tapi Syaratnya Bawa Ini.?

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait