Supaya Tidak Merugi, Petani di Pangandaran Lakukan Panen Padi Serentak

News —Kamis, 29 Jul 2021 20:52
    Bagikan  
Supaya Tidak Merugi, Petani di Pangandaran Lakukan Panen Padi Serentak
Supaya Tidak Merugi, Petani di Pangandaran Lakukan Panen Padi Serentak (foto: dok)

PANGANDARAN,DEPOSTPANGANDARAN

Petani padi di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat terpaksa melakukan panen serentak untuk menghindari serangan hama.

Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura di Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Aep Haris menyebutkan, bahwa petani padi di Pangandaran sudah terbiasa melakukan penanaman dan panen padi secara serentak.

"Selain tanaman padi sudah cukup umur untuk dipanen, juga berpengaruh pada kondisi tanaman padi jika pelaksanaan panen tidak bersamaan," ujarnya kepada DEPOSTPANGANDARAN, Kamis (29/07/2021).

Menurut dia, biasanya hama padi dari satu petak sawah yang sudah dipanen, akan berpindah menyerang lokasi tanaman padi pada petak sawah disekelilingnya.

"Maka salah satu upaya agar petani tidak merugi akibat serangan hama maka para petani melakukan panen secara serempak," katanya.

Baca juga: Inilah 8 Jenis Komoditas Air Payau yang di Budidaya Warga Pangandaran

Baca juga: Hospital Playlist 2 Special Episode Special Hard Trick Sub Indo

Aep mengatakan, pelaksanaan panen secara serentak biasanya dilakukan petani dalam kurun waktu satu minggu dalam satu hamparan.

"Hama yang biasanya menyerang tanaman padi di antaranya hama wereng dan hama blas. Hama wereng biasanya menyerang tanaman padi pada bagian batang pohon dan biji sedangkan hama blas biasanya menyerang tanaman padi pada bagian daun dan leher padi atau yang biasa disebut malay," tuturnya.

Aep menjelaskan, pelaksanaan panen padi yang ideal biasanya terhitung 90 hari sampai 100 hari sejak masa tanam.

"Hasil produksi padi yang ditanam idealnya dalam satu hektare lahan menghasilkan rata-rata 6,25 ton padi gabah," tukasnya. (Deni)

Baca juga: Bikin Merinding, Cerita Hantu Jurig Jarian, Hantu asal Pasundan yang Paling Menyeramkan

Baca juga: Seorang Pelajar di Pangandaran Dilarikan ke Puskesmas Usai Mengikuti Vaksin

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait