Bus Plat Merah Milik Pemda Tasikmalaya Terjaring Razia Prokes di Pangandaran

News —Minggu, 6 Jun 2021 11:23
    Bagikan  
Bus Plat Merah Milik Pemda Tasikmalaya Terjaring Razia Prokes di Pangandaran
Bus Plat Merah Milik Pemda Tasikmalaya Terjaring Razia Prokes di Pangandaran (foto: Iqbal)

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Petugas gabungan yang melakukan penyekatan di kawasan Bundaran Patung Ikan Marlin Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat tidak pandang bulu dalam melaksanakan tugas dilapangan. Pasalnya, penyekatan dan penertiban protokol kesehatan tidak hanya berlaku bagi kendaraan baik roda dua maupun roda empat,. Bahkan bus Dinas Plat Merah Z 17015 N milik Pemerintah Daerah Tasikmalaya pun jadi sasaran petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran.

Dari pantauan dilapangan, petugas sempat mengejar dan memberhentikan bus tersebut lantaran pengemudi bus enggan diberhentikan untuk menjalani pemeriksaan prokes.

Sopir Bus Plat Merah Pemda Tasikmalaya Sony Hidayat mengaku, dirinya bukan tidak mau berhenti melainkan mencari tempat yang leluasa untuk memarkirkan bus.

"Kami diberhentikan petugas untuk menjalani rapid test baik saya sendiri sebagai sopir maupun penumpang, Alhamdulillah hasilnya semua Negatif," ujarnya kepada DEPOSTPANGANDARAN, kemarin.

Menurut dia, bus yang digunakannya itu merupakan milik Sekretariat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, yang dipinjam untuk kepentingan silaturahmi.

"Namun ada anak-anak yang ikut dan mereka ingin main ke Pantai Pangandaran, akhirnya kami pun ke Pantai dulu sebentar," kilahnya.

Sony mengatakan, untuk pemakaian bus tersebut sudah mendapatkan izin dari pihak Pemda Tasikmalaya.

"Memang sewaktu pinjam bus ini akan digunakan untuk kepentingan silaturahmi bukan untuk bermain, jadi main ke Pangandaran ini hanya menuruti anak-anak saja sekalian lewat," tuturnya.

BACA JUGA: 5 Tempat Wisata Horor di Indonesia yang Akan Membawamu ke Alam Lain

Ditempat yang sama, Sekdis Polisi Pamong Praja (Pol-PP) Kabupaten Pangandaran Bangi menegaskan, personel baik Satpol PP, Dishub, Polri dan TNI dalam bertugas di penyekatan pihaknya tidak akan pandang bulu. Semua kendaraan pribadi maupun milik Pemerintah tetap akan dilakukan pemeriksaan.

"Mau plat hitam, plat kuning sekalipun plat merah kalau memang itu mengabaikan penyekatan pasti akan kita kejar, Tadi sudah kita buktikan, Bus milik Pemda Tasikmalaya yang tidak berhenti sewaktu di stop langsung kita kejar kemudian hentikan lalu kita periksa. Kita lihat apakah Sopir berikut penumpangnya menerapkan prokes apakah mengnakan masker atau tidak," tegasnya.

Intinya, sambung dia, semua pengendara atau penumpang yang memasuki kawasan wisata harus mematuhi prokes sesuai dengan fakta integritas yang telah ditandatangani pelaku usaha dan Pemda Pangandaran.

"Agar tidak terjadi penutupan lagi, ya terapkan protokol kesehatan demi menjaga semua pihak," tandasnya. (Iqbal)

BACA JUGA: Prakerja Gelombang 17 Dibuka, Simak Agar Lolos Seleksi Berikut Ini!

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait