Mayat Perempuan di Pangandaran Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar

News —Selasa, 18 May 2021 21:22
    Bagikan  
Mayat Perempuan di Pangandaran Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar
Mayat Perempuan di Pangandaran Ditemukan Membusuk di Dalam Kamar (foto:ist)

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Sosok mayat perempuan ditemukan membusuk dan mengeluarkan bau tak sedap di dalam rumahnya. Penemuan mayat perempuan bernama Enah (70) warga Dusun Cirawa Rt. 05/06 Desa Cimindi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat pada Selasa (18/05/2021) sempat membuat heboh warga masyarakat sekitarnya. Pasalnya bau tak sedap yang muncul dari rumah korban menjadi tanda ditemukannya jasad Enah.

Warga yang mencium bau busuk itu langsung menghubungi anaknya. Kemudian anak korban langsung membuka pintu dan masuk kedalam kamar, Alhasil, anaknya melihat korban sudah tidak bernyawa di dalam kamar dengan posisi telentang.

Kapolsek Cigugur AKP Rokhani mengatakan, mayat pertama kali ditemukan saat warga sekitar mencium bau busuk didalam rumah korban sehingga warga memberitahukan kepada anak korban adanya bau busuk di dalam rumah ibunya yang diketahui kesehariannya bekerja mengurus rumah tangga.

"Awal mulanya, tetangga korban mencium bau busuk yang berasal dari rumah tersebut. Kemudian, tetangga korban menghubungi anaknya melalui telefon," ujarnya saat dihubungi DEPOSTPANGANDARAN Selasa (18/05/2021).

BACA JUGA: Viral, Seorang Pria Tewas Dipatuk Ular Welang Karena Dilompati Tikus, Begini Kronologinya!

Setelah itu, kata dia, anak korban langsung membuka pintu dan masuk kedalam rumah dan melihat kedalam kamar dan mendapati korban sudah meninggal dunia dengan keadaan tubuh korban sudah membusuk.

"Kemudian anak korban memberitahukan kepada Kepala Desa Cimindi yang selanjutnya Kepala Desa Cimindi Asep Ahyar melaporkan kepada Polsek Cigugur," jelasnya.

Rokhani mengatakan, setelah menerima laporan temu mayat pihaknya bersama Koramil1323 Cigugur serta petugas kesehatan mendatangi TKP dan melakukan pemeriksaan terhadap jenazah yang sudah membusuk.

"Hasil pemeriksan oleh petugas kesehatan dapat disimpulkan bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan dan setelahnya dilakukan rapid antigen hasilnya negatif Covid-19," papar Rokhani.

Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, Rokhani menyebutkan, bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung dan hipertensi.

"Korban diperkirakan sudah meninggal tiga hari yang lalu lantaran kondisinya yang sudah membusuk. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi, kemudian mayat tersebut di makamkan di makam keluarga tepat belakang rumah korban," pungkasnya. (Deni)

BACA JUGA: Warga Desa Cimindi Cigugur Cium Bau Busuk, Ternyata Ada Jasad di Salah Satu Rumah

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait