Mengenal Bipang Ambawang, Makanan yang Dipromosikan Jokowi Hingga Menuai Kontroversi

Kuliner —Minggu, 9 May 2021 09:09
    Bagikan  
Mengenal Bipang Ambawang, Makanan yang Dipromosikan Jokowi Hingga Menuai Kontroversi
Bipang Ambawang, kuliner khas Kalimantan, ini menjadi ramai dibicarakan publik setelah makanan tersebut disebut oleh Presiden Joko Widodo. (Foto: Instagram @bipangambawang)

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Baru-baru ini, netizen Indonesia baru saja dihebohkan dengan isi pidato Presiden Jokowi yang menyebutkan bipang Ambawang sebagai salah satu kuliner yang bisa dibeli online saat Lebaran.

Bipang Ambawang, kuliner khas Kalimantan, ini menjadi ramai dibicarakan publik setelah makanan tersebut disebut oleh Presiden Joko Widodo. Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat membeli kuliner Bipang Ambawang secara online pada Hari Bangga Buatan Indonesia (BBI).

Baca juga: Bulan Puasa Malah Mesum, 24 Orang di Karapyak Pangandaran Diamankan

Hal itu ia sampaikan pada sebuah pidato yang diunggah YouTube Kementerian Perdagangan RI pada 5 Mei 2021. Namun kuliner tersebut malah memicu perbincangan hangat masyarakat Indonesia. Lantas, apa itu Bipang Ambawang?, Bipang Ambawang adalah kuliner babi panggang khas Kalimantan Barat.

Banyak pakar yang berpendapat jika kuliner ini dinilai tak elok untuk dipromosikan pada momen Ramadhan dan menjelang Idul Fitri ini. Sebab, makanan babi panggang ini jelas haram dikonsumsi oleh warga muslim.

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Minggu 9 Mei 2021, Virgo dan Taurus Berfikir Postif, Leo Ada Pertemuan

"Sebentar lagi Lebaran. Namun karena masih dalam suasana pandemi, pemerintah melarang mudik untuk keselamatan kita bersama. Nah, untuk Bapak, Ibu, dan Saudara-saudara yang rindu kuliner khas daerah atau yang biasanya mudik membawa oleh-oleh, tidak perlu ragu untuk memesannya secara online. Yang rindu makan gudeg Jogja, bandeng Semarang, siomay Bandung, pempek Palembang, Bipang Ambawang dari Kalimantan, dan lain-lainnya, tinggal pesan. Dan makanan kesukaan akan diantar sampai ke rumah," demikian penggalan video Jokowi yang ramai beredar di lini masa dan menjadi trending Twitter, hingga Minggu (9/5).

Hal ini pun sontak memicu pro kontra di kalangan masyarakat, ada yang mengkritik karena mengapa makanan khas daerah yang terbuat dari daging babi itu termasuk ke dalam oleh-oleh mudik saat Lebaran. Namun, ada yang mendukung karena menganggap kemungkinan yang dimaksud bipang itu adalah jipang; yang merupakan camilan terbuat dari beras. Camilan ini juga merupakan makanan khas Kalimantan Selatan yang mirip dengan rengginang.

Baca juga: Petugas Gabungan Gelandang Belasan Remaja yang Sedang Ngamar di Karapyak

Lalu, Apa Itu Bipang Ambawang?

Bipang di Kalimantan juga dikenal sebagai sajian babi panggang; makanya disingkat ‘bipang.’ Terlepas dari kontroversi kemiripan nama kedua sajian tersebut, bipang juga diakui sebagai kuliner paling laku dan paling banyak dibeli oleh wisatawan. Biasanya, babi yang dipanggang merupakan berasal dari daging babi kampung muda.

Sebelum dipanggang, daging babi akan dilumuri dengan bumbu rempah Ambawang khas suku Dayak. Bumbu ini yang juga membuat cita rasa bipang Ambawang bisa menggugah selera. Tak hanya itu, konon makanan ini juga memiliki tekstur daging yang lembut nan gurih, dengan lemak tipis dan kulit yang garing.

Baca juga: Di Wilayah Aglomerasi Jawa Barat, Pemerintah Melarang Mudik Lokal

Dalam penyajiannya, bipang Ambawang dapat dimakan bersama saus cocolan spesial. Ada saus dari jeruk yang asam-manis dan sambal antuha; sambal terasi yang dipadukan dengan perasan jeruk songkit sehingga masam-pedas nan menyegarkan.

Bipang Ambawang juga kerap dijadikan buah tangan. Toko oleh-oleh yang menjual makanan khas ini dapat dengan mudah ditemukan di sekitaran Sungai Ambawang. Itulah mengapa juga, bipang Ambawang menjadi salah satu merek oleh-oleh terkenal asal Kalimantan. (EK)

Baca juga: Mengenal Bipang Ambawang, Makanan yang Dipromosikan Jokowi Hingga Menuai Kontroversi

Editor: Putri
    Bagikan  

Berita Terkait