Apes! Pelaku Begal yang Kerap Beraksi di Pangandaran Akhirnya Tertangkap

Kriminal —Jumat, 20 Aug 2021 03:32
    Bagikan  
Apes! Pelaku Begal yang Kerap Beraksi di Pangandaran Akhirnya Tertangkap
Apes! Pelaku Begal yang Kerap Beraksi di Pangandaran Akhirnya Tertangkap/ Deni

PANGANDARAN, DEPOSTPANGANDARAN

Sehebat apapun pasti suatu saat akan bertemu dengan namanya apes. Salah satu contohnya yang dialami pemuda berinisial SM (20) Warga Desa Sindangsari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat berhasil ditangkap pada Kamis 19 Agustus 2021 sekitar jam 23.30 WIB.

SM merupakan pelaku kejahatan begal yang beraksi di Jalan Raya Nasional Parigi-Cijulang, tepatnya di Dusun Baleungbeung Rt 02/01 Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang pada Rabu 14 Juli 2021 sekira pukul 18.00 WIB yang menimpa korban Ade Nur Ramdani warga Dusun Haurseah Rt 04/02 Desa/Kecamatan Cijulang. Dari kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp 2.120.000.

Yang kedua, pelaku menjalankan aksi serupa di wilayah Parigi tepatnya di Jembatan perbatasan antara Kecamatan Parigi dengan Kecamatan Cijulang pada Jumat 13 Agustus 2021 sekitar pukul 21.00 WIB. Korban bernama Siti Sitiawati (21) mengalami kerugian sekitar Rp 7 juta rupiah lantaran pelaku berhasil menggondol dompet yang berisikan uang tunai, ATM serta handphone merk OPPO Reno 6 seharga Rp 5 Jutaan.

Tertangkapnya SM pelaku begal yang meresahkan warga Pangandaran itu, saat pelaku akan menjual Handphone hasil curiannya ke salah satu counter HP di wilayah Kecamatan Cimerak.

Asep salah satu rekan pemilik counter menjelaskan, awalnya pelaku (SM) hendak menjual handphone merek OPPO Reno 6 dengan harga murah dan tanpa dus ke counter temannya.

"Teman saya yang punya counter itu sudah menerima kabar sebelumnya dari korban begal, waktu itu, korban bernama Siti Sitiawati menyebarkan kardus Handphone miliknya dengan pesan jika ada yang menjual HP merek OPPO Reno 6 agar di cocokan nomor IMEI nya terlebih dahulu," ujarnya kepada DEPOSTPANGANDARAN, Kamis 19 Agustus 2021 malam.

Baca juga: Peserta Vaksinasi di Pangandaran Diminta Jujur Saat Screening, Begini Alasannya

Baca juga: Drama Korea Hospital Playlist 2 Episode 9 Sub Indo, Perjuangan Cinta yang Berkobar

Setelah dilakukan pengecekan, kata Asep, ternyata handphone yang akan dijual SM nomor IMEI nya sama dengan IMEI yang di kardus Handphone milik Siti yang merupakan korban pembegalan yang terjadi di Jembatan perbatasan Parigi dan Cijulang pada tanggal 13 Agustus 2021 malam.

"Supaya SM (pelaku) tidak curiga, akhirnya Handphone tersebut dibayar Rp 1 juta dan tanpa sepengetahuan pelaku, pemilik counter mengambil gambar SM yang sedang duduk," tuturnya.

Usai menerima uang, kata Asep, SM langsung meninggalkan counter, kemudian pemilik counter mengabari kerekan-rekan bahwa Handphone sudah aman dan pelaku pun sudah diketahui identitasnya serta alamat rumahnya.

"Setelah itu, kami bersama rekan-rekan berinisiatif memantau aktivitas pelaku dirumahnya di Sindangsari Cimerak, saat pelaku keluar dari rumahnya dengan membawa kendaraan Yamaha Xride sekitar pukul 23.30 WIB yang di duga akan melarikan diri langsung kita tanya perihal asal usul Handphone yang dia jual ke counter dari mana," jelasnya.

Kata dia, SM ketika ditanya sempat mengelak, namun saat didesak akhirnya dia mengaku bahwa Handphone tersebut hasil dari kejahatan membegal.

"Setelah dia mengakui kejahatannya, langsung kami bawa dan diserahkan ke Polsek Parigi berikut Handphone dan Charger sebagai barang bukti, selanjutnya kasus tersebut kami serahkan kepihak Polisi," tandasnya. (Deni)

Baca juga: Di Banjar, Warga yang Terkonfirmasi Positif Jalani Isolasi Terpusat di GBP

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini, Andin Labrak Nino dan Laporkan ke Polisi Karena Hal Ini!

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait