Dijadikan Sarana dan Fasilitas Pendidikan Dokter Internship, Kelayakan RSUD Pandega dan Puskesmas di Pangandaran Ditinjau Kemenkes RI

Kesehatan —Kamis, 16 Sep 2021 12:23
    Bagikan  
Dijadikan Sarana dan Fasilitas Pendidikan Dokter Internship, Kelayakan RSUD Pandega dan Puskesmas di Pangandaran Ditinjau Kemenkes RI
Dijadikan Sarana dan Fasilitas Pendidikan Dokter Internship, Kelayakan RSUD Pandega dan Puskesmas di Pangandaran Ditinjau Kemenkes RI/foto: dok)

PANGANDARAN, POSTPANGANDARAN

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia (RI) tinjau kelayakan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran dan Puskesmas Parigi serta Puskesmas Pangandaran, Jawa Barat.

Tinjauan tersebut dilakukan menyusul usulan dari Pemerintah Daerah Pangandaran melalui Dinas Kesehatan tentang kelayakan RSUD Pandega Pangandaran dan dua Puskesmas untuk dijadikan sarana dan fasilitas Pendidikan Dokter Internship.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pangandaran Yani Achmad Marzuki mengatakan, sejak Juni 2021 lalu Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusulkan RSUD Pandega Pangandaran dan dua Puskesmas ke Kemenkes RI untuk dijadikan Rumah Sakit Pendidikan Dokter Internship.

"Sebelumnya, Kemenkes RI telah melakukan verifikasi terkait kelayakan dan kesiapan sarana dan prasarana serta fasilitas lainnya," kata Yani.
Kamis 16 September 2021.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Jumat 17 September 2021, Leo Semakin Harmonis, Pisces Lakukan Kesalahan Sama

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 16 September 2021, Pisces Perbaiki Hubungan, Capricorn Lakukan Hal Bodoh

Yani menyebutkan,jika hasil penilaian oleh Kemenkes Republik Indonesia dianggap layak, maka November 2021 mendatang akan mulai berjalan.

"Harapan kami RSUD Pandega Pangandaran dan Puskesmas Pangandaran serta Puskesmas Parigi layak dan bisa menjadi tempat pendidikan dokter yang sedang sekolah," harapnya.

Yani menjelaskan, jika terealisasi, maka peserta pendidikan bisa membantu tenaga dokter yang ada di RSUD Pandega Pangandaran dan Puskesmas.

"Mereka peserta didik bisa dilibatkan, apalagi personel kami masih kekurangan tenaga kesehatan," aku Yani.

Menurut dia, bahwa program Pendidikan Dokter Internship tersebut dilaksanakan selama satu tahun dan bisa memberikan manfaat untuk Kabupaten Pangandaran.

"Nanti baik di RSUD Pandega maupun di Puskesmas akan ditempatkan dokter spesialis untuk melakukan pendampingan selama program Pendidikan Dokter Internship berjalan," tandasnya. (Deni)

Baca juga: Kejar Herd ImmunityPemkot Banjar Lakukan Door to Door ke Rumah Warga yang Belumn Divaksin

Baca juga: Peralatan PDAM Tirta Prabawa Mukti Pangandaran Butuh Penyegaran, Ini Alasannya

Editor: Riyan
    Bagikan  

Berita Terkait