Misteri Lima Pembunuhan Bersejarah Yang Belum Diseleesaikan

Hiburan —Rabu, 12 May 2021 12:34
    Bagikan  
Misteri Lima Pembunuhan Bersejarah Yang Belum Diseleesaikan
pinterest

PANGANDARAN,DEPOSTPANGANDARAN

Setiap kasus pembunuhan, terutama yang sangat buruk, brutal dengan kejahatan yang tak terbayangkan tak hanya membuat ngeri masyarakat namun juga membuat pihak berwenang bingung. Pasalnya, tidak melulu kasus pembunuhan berakhir dengan ditemukan siapa pelakunya. Tak jarang, kasus pembunuhan yang begitu terencana tidak mampu menguak siapa pembunuhnya. Melansir TIME, beberapa pembunuhan paling terkenal dalam 150 tahun terakhir selalu berujung nasib serupa; tidak ditemukan pelaku pembunuhnya.

1. Jack the Ripper
Kasus pembunuhan berantai paling keji dan terkenal di London adalah Jack the Ripper, pelaku pembunuhan yang berkeliaran di East End lebih dari seabad lalu. Dia menarget pekerja seks komersial dan meneror daerah tersebut. Berlindung di bawah nama aliasnya, Jack the Ripper membunuh dan memutilasi setidaknya 5 wanita. Masyarakat mulai panik dan takut ketika mayat-mayat korban Jack the Ripper mulai menumpuk dalam waktu 3 bulan pada tahun 1888. Ketika The Morning Post, media yang melaporkan kala itu menyebut pembunuhan wanita kedua, mereka menjelaskan bahwa pembunuhan terhadap wanita itu sangat biadab dan terlalu mengerikan untuk digambarkan. Otoritas bertanya-tanya, siapakah pelaku sebenarnya dari sosok Jack the Ripper ini. Dengan keahliannya membunuh dengan pisau, pembunuhan yang dia lakukan hampir semuanya meninggalkan jejak yang sama, luka di leher mereka. Pembunuhan yang disebut sebagai pembunuhan Whitechapel itu dilakukan di dekat distrik Whitechapel yang sebagian besar dihuni oleh penduduk miskin di East End, London antara 3 April 1888 sampai 13 Februari 1891. Para korban pembunuhan itu bernama Mary Ann Nichols, Annie Chapman, Elizabeth Stride, Catherine Eddowes dan Mary Jane Kelly meski ada sumber lain yang mengatakan bahwa jumlah

Baca juga: Asal usul Sebuah Cendol

2.Zodiac Killer
Pembunuh yang satu ini bukanlah pembunuh biasa. Bukannya menghindari sorotan media, dia justru mengincar perhatian publik dan menikmati momen ketika berhasil mengejek polisi dengan catatan yang ditinggalkannya. Zodiac Killer membunuh 5 orang secara acak di California Utara pada tahun 1968 sampai 1969. Meski mengeklaim akan membunuh belasan orang lagi, namun hal itu tak pernah dikonfirmasi. Pembunuhan pertamanya dilakukan pada Desember 1968, ketika 2 remaja ditembak mati di tempat parkir. Selang 7 bulan kemudian, 2 orang lain ditembak di dalam mobil yang diparkir meski 1 orang selamat. Sejak itu, surat kabar lokal San Francisco Examiner mulai menerima surat dari seseorang yang secara anonim mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut. Surat kabar itu mengatakan bahwa surat yang mereka terima berisi pesan kode yang menjelaskan motif si pembunuh serta petunjuk bagi pembaca untuk mengetahui identitasnya. "Ini adalah zodiak yang berbicara," ungkap surat itu, "Saya suka membunuh orang karena sangat menyenangkan. Lebih menyenangkan membunuh orang daripada membunuh hewan liar di hutan karena manusia adalah hewan paling berbahaya

3.black dahlia

Pada tahun 1947, ditemukan seorang mayat wanita yang sedang berbaring di pinggir trotoar dalam kondisi telanjang. Wanita malang tersebut diiris rapi menjadi 2 di bagian pinggangnya tanpa setetes darah pun. Selain itu, satu payudaranya juga dipotong. Setelah ditelusuri lebih lanjut, korban dari pembunuhan ini merupakan seorang wanita berusia 22 tahun bernama Elizabeth Short.

Pembunuhan tersebut berhasil membuat publik gempar. Surat kabar pun menjuluki Short sebagai Black Dahlia karena memiliki rambut yang hitam pekat dan diyakini sedang memakai pakaian serba hitam di hari nahasnya.

FBI mencoba membantu pemerintah untuk memecahkan kasus Black Dahlia. Bagaimanapun juga, pembunuhan ini belum terungkap hingga sekarang.

Baca juga: Viral Pemudik Pura-pura Kesurupan Tetap Diminta Putar Balik, Jin Dilarang Mudik

4.Tewasnya Rapper Kulit Hitam Tupac Shakur dan B.I.G. 

Kematian kedua bintang rapper itu terjadi di puncak karier dan persaingan intens antara label rekaman mereka. Banyak yang mengatakan bahwa kematian kedua rapper tersebut menandakan perseteruan label rekaman musik yang sudah berjalan terlampau jauh. Shakur tewas terlebih dahulu, di Las Vegas pada 13 September 1996. Ketika itu, label rekamannya, Death Row berseteru dengan pesaingnya, Bad Boy. Enam bulan sejak kematian Shakur, Christopher Wallace dari Bad Boy atau lebih dikenal dengan B.I.G, Biggie Smalls alias Biggie terbunuh dengan cara yang sama, ditembak.  B.I.G tewas ditembak ketika meninggalkan pesta industri musik di Los Angeles, AS. Kedua superstar itu berteman ketika keduanya berada di bawah naungan label rekaman Bad Boy, menurut FBI, yang menyelidiki pembunuhan Biggie tetapi menutup kasusnya pada tahun 2005. Pertemanan keduanya renggang setelah Tupac masuk penjara atas dakwaan yang termasuk di dalamnya dakwaan pemerkosaan, dan popularitas Biggie meningkat. Tupac kemudian beralih ke Death Row. Masih belum jelas apakah persaingan adalah motif di balik pembunuhan mereka namun polisi bingung karena sebagian saksi tidak kooperatif.

5, Pembunuhan Ratu Kecantikan JonBenet Ramsey
Ratu kecantikan yang masih berusia 6 tahun, JonBenet Ramseyditemukan tewas di ruang bawah tanah rumah keluarganya di Colorado, AS.

Peristiwa itu membuat geger komplek perumahan Boulder, Colorado, AS. Ramsey ditemukan tewas dengan kondisi naas, dipukuli dan dicekik dan mulutnya yang tertutup lakban pada hari setelah Natal tahun 1996.

Orang-orang mulai berspekulasi apakah orangtua Ramsey terlibat. Kronologinya, ibu dari Ramsey, Patricia memberitahu polisi bahwa ketika dia bangun di pagi hari, putrinya hilang.

Dia menghubungi 911, melaporkan penculikan putrinya dengan surat yang menuntut tebusan sebesar 118.000 dollar AS (sekitar Rp1,6 miliar).

Beberapa jam kemudian, suami Patricia, ayah dari Ramsey, John, memberitahu polisi bahwa dia menemukan tubuh putrinya di ruang bawah tanah.

Hasil otopsi mengungkap kematian bocah itu dikarenakan sesak napas akibat pencekikan dan diputuskan sebagai kasus pembunuhan.

Peringatan 20 tahun kematian JonBenet baru-baru ini disambut dengan film dokumenter baru yang mengeksplorasi calon tersangka.

Kakak JonBenet, Burke Ramsey, juga angkat bicara untuk pertama kalinya.

Baca juga: Ramalan Zodiak Besok Kamis 13 Mei 2021, Virgo Merasa Lega, Leo Sedang Kasmaran

Pria berusia 29 tahun itu berkata bahwa dia menangis ketika pertama kali mengetahui saudarinya telah meninggal.

“Ayah saya memberi tahu saya bahwa JonBenet ada di surga sekarang, dan dia mulai menangis, lalu saya ikut menangis,” kata Burke Ramsey.

“Saya dulu seperti, bagaimana ini mungkin terjadi? Saya mulai menangis. Saya tidak berpikir saya mengatakan apa-apa. Saya tidak percaya pada awalnya."


Editor: Ardi
    Bagikan  

Berita Terkait