Cara Untuk Berkomunikasi Dengan Orang yang Diulit Mimpi,Begini Penjelasannya

Hiburan —Kamis, 6 May 2021 13:48
    Bagikan  
Cara Untuk Berkomunikasi Dengan Orang yang Diulit Mimpi,Begini Penjelasannya
pinterest

DEPOSTPANGANDARAN

Anda mesti tidak takut untuk bermimpi lebih besar sayang,selalunya bila kita bermimpi,kita berada di tengah-tengah dan tidak menyadari apa yang berlaku.

tetapi bila kita sadar kita sebenarnya sedang bermimpi atau lucid dream,kita mampu mengubah apa yang kita mimpikan mengikuti apa yang kita maukan ,dan  menerusi satu eksprimen  baru baru ini, saintis mendedahkan kita boleh berkomunikasi walaupun semasa sedang mimpi.

Sekelompok ilmuwan mengidentifikasi fenomena baru yang mereka deskripsikan sebagai "mimpi interaktif". Dalam fenomena ini orang yang mengalami tidur nyenyak dan mimpi sadar (lucid dream) dapat mengikuti instruksi, menjawab pertanyaan sederhana ya-atau-tidak, dan bahkan memecahkan persoalan matematika dasar. Mimpi sadar atau lucid dream sendiri adalah mimpi ketika seseorang sadar bahwa ia sedang bermimpi.

Baca juga: Ternyata Banyak Kentungan Dari Memiliki Pasangan Humornya Tinggi,Berikut Alasannya

Selain menambahkan tingkat pemahaman baru tentang apa yang terjadi pada otak kita ketika kita sedang bermimpi, studi baru ini pada akhirnya juga dapat mengajari kita bagaimana melatih mimpi kita --untuk membantu kita mencapai tujuan tertentu, misalnya,-- atau untuk menangani masalah kesehatan mental tertentu.

Dalam studi ini, para peneliti bekerja dengan 36 orang dalam percobaan di empat laboratorium berbeda. Salah satu sukarelawan menderita narkolepsi dan sering mengalami mimpi sadar, sementara yang lain memiliki pengalaman bervariasi terkait mimpi sadar.

Selama dalam fase tidur terdalam, seperti yang terpantau oleh instrumen electroencephalogram (EEG), para ilmuwan berinteraksi dengan para peserta penelitian ini melalui audio yang berbicara, lampu berkedip, dan sentuhan fisik.v Para peserta yang sedang tidur ini diminta untuk menjawab pertanyaan matematika sederhana, menghitung kilatan cahaya atau sentuhan fisik, dan menjawab pertanyaan dasar ya-atau-tidak, misalnya pertanyaan "dapatkah Anda berbicara dengan bahasa Spanyol?"

Baca juga: Viral Video Para Pekerja Berdemo Lantaran Pintu Tol Cikarang Ditutup, Teriak Minta Dibuka

Para peneliti meyakini riset ini dapat membantu studi-studi lain di masa depan terkait mimpi, memori, dan betapa pentingnya tidur untuk memperbaiki ingatan pada tempatnya. Selain itu, studi ini mungkin juga akan berguna dalam pengobatan gangguan tidur, dan selanjutnya bahkan mungkin memberi kita cara untuk melatih dan mengendalikan mimpi kita.

"Pengamatan berulang terhadap mimpi interaktif ini, yang didokumentasikan oleh empat kelompok laboratorium independen, menunjukkan bahwa karakteristik fenomenologis dan kognitif dari bermimpi dapat diinterogasi secara real time," tulis para peneliti dalam laporan studi mereka.

 

Editor: Ardi
    Bagikan  

Berita Terkait