Pemprov Jabar Terus Kembangkan Daya Tarik Wisata, Salah Satunya Perda Desa Wisata

Berita —Sabtu, 2 Apr 2022 13:52
    Bagikan  
Pemprov Jabar Terus Kembangkan Daya Tarik Wisata, Salah Satunya Perda Desa Wisata
Acara Pelantikan Pengurus ALTI Jabar menjadi momentum sinergi antara ALTI dan Pemda Provinsi Jawa Barat.* (FOTO: Biro Adpim Jabar)

POSTPANGANDARAN,- Provinsi Jawa Barat kini memiliki Perda tentang Desa Wisata.  DPRD Jawa Barat resmi mengesahkan perda tersebut dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Jawa Barat, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (25/03/2022). Gubernur menyambut baik Perda Desa Wisata ini akhirnya diketuk palu. Dengan perda maka pengembangan wisata berbasis desa menjadi lebih terarah dan memiliki kepastian hukum.  Diharapkan animo wisatawan baik domestik dan mancanegara berkunjung ke Jabar menjadi lebih bergairah terlebih pascapandemi.

"Ini adalah perda yang ditungu-tunggu dan harus disambut baik oleh desa, seluruh Jawa Barat. Mengingat terjadi fenomena luar biasa, lahir wisata outdoor yang begitu kencang selama COVID-19," ujar Ridwan Kamil

Ridwan Kamil optimistis pengembangan pariwisata berbasis desa akan menjadi primadona baru pascapandemi. Jabar punya modal besar dengan hampir 50 juta penduduk yang sebagian besarnya hidup di perdesaan dengan kearifan lokal yang khas dan orisinal. Modal lain adalah keindahan alamnya di mana Jabar memiliki sekitar 400 air terjun eksotik dan merupakan yang terbanyak di Indonesia. 

Ridwan Kamil juga yakin pengembangan desa wisata akan memberikan manfaat yang riil bagi masyarakat di desa. Lapangan usaha dan penyerapan tenaga kerja diharapkan meningkatkan kesejahteraan warga dan ekonomi wilayah desa.

Gubernur berpesan agar kabupaten/kota dapat menstimulus penduduk desa dengan potensi wisata potensial untuk menciptakan berbagai inovasi. Rumah - rumah warga dapat disulap menjadi penginapan dengan pelayanan yang khas agar wisatawan dapat merasakan pengalaman terbaik yang belum pernah dirasakan sebelumnya.

"Kami juga sering berkeliling mendapati desa yang sudah sejahtera karena ada pilihan wisatawan untuk tidak menginap di hotel lagi, tapi di rumah penduduk yang di- upgrade seperti hotel untuk menerima wisatawan," kata Ridwan Kamil.

Sebagai tindak lanjut atas pengesahan Perda Desa Wisata, Gubernur akan segera menyampaikan ke Kementerian Dalam Negeri untuk mendapatkan nomor register.

 

Baca juga: Jangan Lupa Booster, Syarat untuk Mudik

Kolaborasi ALTI Jabar Kembangkan Daya Tarik Wisata

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Pelantikan Pengurus Asosiasi Lari Trail Indonesia atau ALTI Provinsi Jabar Masa Bakti 2021-2025, di Taman Hutan Raya Djuanda, Kabupaten Bandung, Rabu (30/03/2022).  Pelantikan dilakukan oleh Ketua Umum ALTI Bima Arya sekaligus Wali Kota Bogor. 

Dalam sambutannya, Gubernur berharap ALTI Jabar mengeksplorasi potensi keindahan alam Jawa Barat. Pemprov Jabar kini sedang  mengembangkan potensi daerah Jawa Barat bagian selatan.

 "Saya menyambut baik kolaborasi dengan ALTI. Jawa Barat itu keindahannya luar biasa, tapi belum tereksplor. Kami saat ini sedang membangun jalan tengah selatan untuk membangkitkan ekonomi Jabar selatan yang tertinggal," kata Ridwan Kamil.

Selain itu Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, memaparkan pula mengenai 400 air terjun di Jabar yang siap untuk dikembangkan menjadi daya tarik wisata Indonesia.  Menurutnya, konstruksi alam Jabar sangat berbeda (khas), ditambah pula dengan jumlah air terjun Jabar terbanyak se-Indonesia.

"Jadi Jabar itu kalau memakai perspektif ekologis begini, dari tengah ke utara terlihat datar, maka peradaban manusia berkumpul disitu.  Sedangkan dari tengah ke selatan, medannya ekstrem, gunungnya curam. Nah, air terjunnya saja ada 400 terbanyak se-Indonesia. Ini potensi yang penting," ujar Kang Emil.

Bima Arya mengatakan, Acara Pelantikan Pengurus ALTI Jabar menjadi momentum sinergi antara ALTI dan Pemda Provinsi Jawa Barat.

"Hari ini kita melantik pengurus ALTI Provinsi Jawa Barat sekaligus sembilan kota dan kabupaten. Ini Provinsi terbesar di Indonesia, sekaligus gudangnya atlet lari trail.  Kita ingin bersinergi dengan program Gubernur mengenai Sport Tourism. Ini akan membangkitkan gairah aktivitas alam outdoor di Jawa Barat," imbuhnya.

 

Baca juga: Uu Ruzhanul Ulum Hadiri Kajian “Sambut Ramadan 1443 H” Bersama Warga Sukabumi

Jalur Kereta Cibatu-Garut Beroperasi

Kereta api komersial jalur Cibatu-Garut resmi beroperasi. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi bersama Menteri BUMN Erick Thohir meresmikan jalur kereta api sepanjang 19,5 kilometer yang direaktivasi tersebut, Kamis (24/03/2022).

"Selamat kepada warga Garut, mulai hari ini jalur kereta api Garut-Cibatu hingga Bandung dan Jakarta sudah berfungsi lagi setelah puluhan tahun berhenti," ujar Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat.

Dengan beroperasinya jalur Cibatu-Garut, Gubernur meyakini pergerakan manusia dan barang akan lebih cepat. Hal ini akan berdampak pada meningkatnya perekonomian warga juga sebagai infrastruktur pendukung pariwisata di Kota Dodol.  Jalur kereta api Cibatu-Garut sempat berhenti operasionalnya pada 1982. Jalur legendaris yang pertama kali dibangun pada zaman kolonial Belanda sempat dirasakan oleh komedian asal Inggris Charlie Chaplin.

Julukan Switzerland van Java yang disematkan pada Garut karena keindahan alamnya kala itu menjadi magnet bagi siapapun untuk berkunjung. Kini di sepanjang jalur tersebut masih bisa dinikmati indahnya hamparan sawah, pegunungan, lembah, sungai, kendati sudah tak seeksotis dulu.

Ia berharap, moda transportasi kereta api menjadi pilihan utama masyarakat seiring jalur lainnya yang akan direaktivasi dan pembangunan jalur baru. Transportasi berbasis kereta api selain efisien, juga efektif menekan tingkat polusi dan kemacetan di jalur arteri.

 Pendaftaran SWJ Ambassador Diperpanjang

Pendaftaran Smiling West Java Ambassador yang semula dijadwalkan ditutup pada 7 Maret 2022 diperpanjang hingga 4 April 2022. Ajang ini dimaksudkan untuk mempromosikan 108 destinasi wisata prioritas Jawa Barat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Budaya Jabar Benny Bachtiar mengemukakan, perpanjangan waktu pendaftaran SWJ Ambassador dilakukan mengingat antusiasme masyarakat yang begitu tinggi.

"Awalnya pendaftaran SWJ Ambassador ditutup sampai 7 Maret, namun karena tingginya peminat, maka kami perpanjang hingga 4 April 2022," kata Benny.

Ia menjelaskan, SWJ Ambassador terbuka untuk semua kalangan dan tidak dibatasi usia. Yang terpenting adalah mampu menjalankan tugasnya sebagai ambasador. Adapun kriteria SWJ Ambassador menyasar influencer/ kreator konten yang memiliki ketertarikan terhadap dunia pariwisata di Jabar dan hobi traveling.

"Ambasador ini akan mengeksplor destinasi wisata di Jabar untuk meningkatkan promosi, serta membuat viralitas terhadap pariwisata Jawa Barat. Sedikitnya ada 108 destinasi wisata yang akan digarap.  Ambasador yang terpilih akan diberdayakan untuk mengeksplor destinasi wisata, membuat konten kreatif, kemudian diunggah ke media sosial masing-masing," jelasnya.

Baca juga: Bulan Ramadan 1443 H Tiba, Ini Ragam Ucapan yang untuk Sambut Bulan Penuh Berkah

Sebanyak 108 Ambasador yang terpilih akan dikontrak selama 8 bulan, yakni dari April - November 2022). Selama masa kontrak, Ambasador akan melakukan eksplorasi dan mempromosikan 108 destinasi wisata prioritas Jabar.

"Untuk 108 Ambasador dan 108 destinasi wisata itu akan dibagi ke dalam 27 klaster. Setiap klaster terdiri dari empat hingga lima orang dan destinasi wisata, sehingga tiap Ambasador akan mengunjungi empat sampai lima destinasi wisata," terangnya.

Benny juga menjelaskan, setiap Ambasador akan mendapatkan nilai kontrak eksklusif dengan Disparbud Jabar, jalan-jalan dan  eksplorasi wisata gratis.

"Yang paling menarik, Ambasador akan mendampingi Gubernur dalam peresmian tempat wisata di Jabar," ungkap Benny.

Bagi wargi Jabar yang tertarik menjadi SWJ Ambassador bisa mendaftar melalui website www.swjambassador.com, dan untuk informasi lebih lanjut bisa follow IG @swj.ambassador. Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Disparbud Jabar pada 15 Februari 2022 telah meluncurkan Program SWJ Ambassador dalam rangkaian Acara Peluncuran Calendar of Event (COE) West Java 2022.* (bersumber dari siaran pers / TISHA S. KANILAH)

Baca juga: Bola Al Rihla untuk Piala Dunia 2022 Qatar, Sarat Fitur Terbaru

Editor: Zizi
								
    Bagikan  

Berita Terkait